Tuesday, May 31, 2011

The Story of Us

I used to think one day we'd tell the story of us
How we met and the sparks flew instantly
People would say, "they're the lucky ones"
I used to know my place was a spot next to you
Now I'm searching the room for an empty seat
'Cause lately I don't even know what page you're on
Oh, a simple complication
Miscommunications lead to fall out
So many things that I wish you knew
So many walls up I can't break through

Now I'm standing alone
In a crowded room
And we're not speaking
And I'm dying to know
Is it killing you
Like it's killing me?
I don't know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now

Next chapter

How'd we end up this way?
See me nervously pulling at my clothes
And trying to look busy
And you're doing your best to avoid me
I'm starting to think one day I'll tell the story of us
How I was losing my mind when I saw you here
But you held your pride like you should have held me
Oh, we're scared to see the ending
Why are we pretending this is nothing?
I'd tell you I miss you but I don't know how
I've never heard silence quite this loud

Now I'm standing alone In a crowded room
And we're not speaking
And I'm dying to know Is it killing you
Like it's killing me?
I don't know what to say Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us Looks a lot like a tragedy now

This is looking like a contest
Of who can act like they care less
But I liked it better when you were on my side
The battle's in your hands now
But I would lay my armor down
If you'd say you'd rather love than fight
So many things that you wish I knew
But the story of us might be ending soon

Now I'm standing alone
In a crowded room
And we're not speaking
And I'm dying to know
Is it killing you
Like it's killing me?
I don't know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now, now, now

The end

I do love Taylor Swift's songs. They are much like stories, being musicalized "straight from the diary". and some of them often remind me of my own stories haha. :p

Monday, May 30, 2011

alhamdulillah neurosains

yow
despite the fact that i was distracted by some things these days, i really am grateful for the 1st summative of this module neuroscience. as always, there were some questions i couldnt answer, especially those freaking bio-electricity questions. but i dont care haha. i dunno, but i feel like i'm doing good :p no matter what score i will get, i believe i've done my best :D

oh and anatomy questions, i do like them, eventho they were tricky and force impulses in my cerebrum to find its right synapses in order to remember the name and the position of arteries and veins (blahblahblah what am i saying hoho).

i dont understand why some of my friends are freaked out after doing the test, you know, something like "post-summative syndrome" when everyone seemed to be very pessimistic. "huaaa susah banget tadi soalnya" "huaaa siap2 remed aja deh gue" and some sort of that. i mean cmon, what are you guys afraid of? you all know you can't change the answers, it's already submitted! and i definitely know you have prepared yourself for this test. so what you get is what you deserve. easy guys, i'm sure none of you is gonna take the next year's neuroscience :D 2010 JAYA!!

after all, i think this is my most well-prepared summative ever ^^

Tuesday, May 24, 2011

kok jadi gue yang salah sih

sejak awal gue sama sekali ga ada niat ngompor2in, gue hanya mau bantu, mau memfasilitasi. kok kesannya gue teman yang jahat yang mengganggu kebahagiaan orang sih.

sial, di saat seharusnya gue serius belajar buat neuro malah kayak gini. arghahsdjlasnfoaesdhmslajdmnsjlrhjfiuotvsldkrjcfmlduohto*(Q&$*(^*(&)(!^$*(Q@&(*

Monday, May 23, 2011

Kisah Kasih di Sekolah

haha tumben2an banget kan gw nulis2 yang berbau kasih-kasihan :p well gw cuma mau sharing aja kisah kasih gw dulu selama MAN, itupun kalo kisah gw bisa dibilang "kisah kasih"

err...bingung haha.
overall sebenarnya gw ga punya kisah kasih apa2 selama 3 tahun gw sekolah IC. mungkin lo bilang gw ga gaul atau apa. hng ya pastinya adalah little crush here and there, tapi kan ya hanya sebatas itu. tapi gw sih memang sudah berjanji pada diri gw sendiri, tidak akan pacaran atau apapun namanya. dilarang agama, satu. dilarang orang tua, dua. dilarang IC, tiga (di IC, orang yang ketauan pacaran akan dikeluarkan). tapi gw juga tidak ingin merusak hati gw sendiri dengan mengisinya dengan selain Allah. maaf kalo kedengarannya sok, gw hanya berbagi. karena pernah diri ini nyaris terjebak, namun alhamdulillah Allah yang Maha Pengasih masih menyelamatkan gw dari bahaya nafsu gw sendiri. jujur pas itu rasanya ga enak banget, oleh karena itu saudara2 gw nasihati anda: memang nafsu tak semestinya dituruti,..

ada tuh sebut saja ikhwan X. gw juga salut banget sama dia karena bisa mempertahankan hatinya untuk gw sekian lamanya, bisa dibilang sepanjang masa MAN lah. meskipun gw tak pernah menunjukkan respon positif, maaaaaaaf banget bang. bukannya gw cewek sombong, gw hanya tidak ingin semakin menyakiti hatimu kalo lebih jauh lagi dengan pacaran sama kamu. tapi toh namanya lelaki, pada akhirnya ia luluh juga godaan di luar sana. harus gw akui memang kehidupan "di luar sana" jauh lebih keras daripada di IC dulu. wajar saja sih kalo dia begitu. gw cuma heran, karena gw pikir dia bukan tipe orang yang akan menyalahi mulutnya sendiri untuk ga pacaran >,<

ada juga beberapa ikhwan lagi, tapi maaf tak akan gw ceritakan lebih jauh *blush*

teringat obrolan sepintas saat diskusi kelompok tadi sama widia, tere, banin, nessya, puspa, dan mono alias kelompok trahmini. kita ngomongin nikah2 gitu. pas gw bilang "gw pingin nikah umur 23, sayangnya gw belum punya calon". tiba2 widia, yang notabene temen gw bukan muslim, nyaut "muthia, emang lo mau pacaran???" katanya dengan tampang bingung2 lucu :3

gw terhenyak. iya ya, gw kan sudah berkomitmen untuk tidak pacaran, sampai gw menemukan the right one suatu hari nanti. ga mau muna lah ya, gw juga ingin bisa merasakan punya kekasih yang perhatian sama gw lalalala. tapi tidak sekarang. seenggaknya gw masih jauh dari umur 23 gw. kalo udah deket2 23 deh nanti gw akan mulai mencari the right one hehe. bukan buat main2 seperti pacarannya anak muda jaman sekarang tentunya, namun untuk diseriusi demi membangun rumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah -apa deh gw-

23 berapa tahun lagi sih? 5 tahun lagi. insya Allah nikah 2016, kalo semua lancar saat itu gw udah selesai internship dokter. semoga semua lancar ya Allah amiin :)

Saturday, May 21, 2011

relawan rscm

salah satu proker departemen pengabdian masyarakat Senat Mahasiswa IKM FKUI adalah "RSCM peduli". program ini kerjasama antara RSCM, tim modul empati FKUI, dan senat.

hari ini gw ikut pelatihan relawannya, dan gw ga nyangka acaranya akan seformal ini. dirut utama rscm, prof akmal taher, dateng. bu dekan fkui, Dr dr Ratna Sitompul SpM(K) juga hadir, dan banyak dosen2 penting lainnya. terus acaranya di gedung A rscm lantai 8, asoy banget deh.

program RSCM peduli ini berupa 'memberdayakan' mahasiswa fkui untuk menjadi relawan di rscm, dengan cara mengantar2 pasien yang datang ke tempat tujuan yang sesuai. tau sendirilah rscm ini luasnya 13 ha. luaaaaaaaaas banget dan super duper crowded dengan orang2 sakit, dokter, perawat, mahasiswa, pegawai2 lain,...pokoknya tiada hari tanpa rame di rscm. tempae2 di dalamnya pun membingungkan. dijamin kalo pertama kali dateng ke rscm, hampir pasti orang akan muter2 ga jelas, bingung mau ngapain dan bingung harus kemana. padahal kan mereka sakit ya, secara pasien gitu.

maka dari itulah, diadakan program relawan rscm ini, dengan harapan pelayanan rscm akan lebih memuaskan sekaligus melatih mahasiswa untuk berkomunikasi efektif dan empatik. nanti kan tugasnya nganter2 pasien yang kebingungan, nah sambil nganter diajak ngobrol pasiennya. tentunya dengan pertanyaan2 netral dan komunikasi non verbal yang baik.

diajarkan pada pelatihan ini pertanyaan apa saja yang boleh dan tidak boleh, misalnya jangan sampe nanya pasien "tadi kesini naik apa" melainkan pertanyaan netral seperti "rumahnya dimana bu" atau "tadi macet tidak". pasien juga ditanyai soal persepsinya terhadap penyakitnya, untuk kemudian direfleksikan sehingga kita mahasiswa kedokteran bisa belajar memahami pasien lebih dalam. dijelaskan juga alur berobat di rscm, prosedur pengurusan pasien jaminan, di mana aja letak apotek, pelayanan rawat jalan, bahkan dikasi daftar angkutan umum yang lewat rscm. komplit banget deh!

menurut gw sih program ini berguna banget, meskipun sebenarnya masih dalam tahap uji coba. ya, gw da 80 orang relawan lainnya adalah angkatan pertama dari program rscm peduli ini. kita mahasiswa kedokteran, yang nantinya [insya Allah] akan menjadi dokter ini sudah semestinya memaknai profesi kedokteran sebagai profesi yang mulia, kerjanya menolong orang. dan sejak mahasiswa pun sudah harus ditanamkan rasa "ingin menolong" ini, agar kita semakin mudah berempati dan memahami pasien. karena di indonesia sendiri profesi kedokteran sudah kehilangan maknanya, para dokter tidak lagi bekerja dengan hati. oleh karena itulah lulusan fkui diharapkan bisa menjadi dokter berkualitas yang tidak kalah dengan dokter2 luar negeri.

kebanyakan pasien lari berobat ke luar negeri karena tidak puas dengan pelayanan dokter indonesia. bukan, bukan karena dokter indonesia tulalit atau ga bisa nyembuhin, namun lebih kepada bagaimana cara dokter memperlakukan pasien. kebanyakan dokter indonesia tidak bisa berempati dengan baik, sehingga pasien pun kurang nyaman diobati dokternya.

Tuesday, May 17, 2011

Pluralisme

Awalnya sih saya chatting dengan teh celine karena mau konsultasi soal neurosains. Beliau adalah alumni neurosains S2 ITB. Teh Celine menekankan bahwa yang penting adalah kita paham bahwa setiap struktur dalam tubuh ini pasti ada fungsinya. Rabbanaa maa khalaqta haadza baathilan, tidak ada suatupun ciptaanNya yang tidak berguna. maka belajar itu berlandaskan struktur dulu, alias histologi, baru anatomi, lalu fisiologi, biokimia, dan patologinya.

Beliau pun menyarankan pada saya sebuah website, online course dari MIT, dan subhanallah, isinya adalah materi2 kuliah MIT yang dibagikan kepada khalayak umum, gratis, tanpa registrasi

"waah seharusnya memang begini ya teh, ilmu itu disebarkan seluas2nya buat siapa saja"
"iya, sesuai dengan konsep Islam sebagai rahmatan lil alamin kan"

mulai sinilah, chat kami berubah menjadi diskusi menarik tentang pluralisme dalam Islam.

Islam sebagai agama rahmatan lil alamin, memang semestinya bisa mengayomi semua makhluk Allah di alam semesta ini. seringkali bahkan orang islam sendiri kurang memaknai hal ini, yang mengakibatkan pelecehan SARA dan permusuhan antar agama. mentang2 yang nanya orang nasrani, ga dikasih tau. Padahal mereka dan kita kan sama-sama makhluk Allah. Bahkan orang sekuler atau atheis sekalipun, kalo mereka nanya2 masa iya ga dijawab. Sementara orang MIT itu, yang notabene bukan muslim, tetap tidak pelit membagi ilmunya kepada seisi dunia, tak terkecuali muslim. padahal apakah agama mereka mengenal konsep rahmatan lil alamin ini?

teh celine lalu bicara mengenai buku berjudul "tangga ke langit", yang bercerita tentang mualaf dari Aussie. di buku itu, ada quote bagus

"Jika mengenali Tuhan adalah tangga menuju langit, maka anak tangga yg saya naiki pertama kali adalah syariat nasrani. Hingga anak tangga tertentu sy dibuat tersadar, bahwa untuk menuju anak tangga lebih tinggi yang bisa mencapainya hanyalah syariat islam.."

pada awalnya, mualaf ini nasrani. namun semakin dia taat, semakin terkuaklah padanya kebenaran. teh celine pun bilang beberapa teman nasraninya yang taat2 pada akhirnya masuk Islam. Namun tak pernah ada ceritanya muslim taat masuk nasrani.

terlihat bahwa antara konsep rahmatan lil alamin dengan pluralisme dalam Islam itu hampir sama. Bahwa Islam ada untuk menjadi petunjuk dan rahmat bagi semesta alam, bahwa justru Islam lah (apabila dianut dengan benar)yang akan mendamaikan dan menenangkan hati. setaat2nya orang nasrani, pada akhirnya fitrahnya sebagai hamba Allah akan berbicara. Ini salah satu bukti hidayah memang misteri Ilahi.

suka sedih juga, melihat agama Islam kini sering dipandang rendah. terorislah, kunolah, melecehkan wanitalah, ...padahal imej itu tercipta hanya dari kurang dalamnya pemahaman terhadap Islam. Dan sedihnya lagi, bahkan muslim sendiri merusak citra Islam dengan main bom secara radikal, bahkan menyebarkan aliran sesat yang meresahkan seantero negeri.

Berbahaya memang, jika memahami agama hanya separo-separo. Orang nasrani yang tidak taat bisa hina-hina orang Islam. orang islam yang tidak taat juga bisa hina-hina orang nasrani. inilah buktinya bahwa masih banyak orang yang belum paham mengenai "Islam sebagai rahmatan lil alamin" ini. Padahal tidak ada orang yang masuk surga karena amalnya, orang masuk surga semata-mata karena rahmatNya... (hr Tirmidzi kalo ga salah)

Sunday, May 15, 2011

Kisah anjing dan kucing

Pada zaman dahulu kala, tepatnya pada zaman Nabi Nuh as, terjadi banjir besar yang menenggelamkan seluruh bumi dan isinya, sebagai adzab dari Allah atas orang kafir yang tidak juga beriman. Hanya orang-orang beriman, yaitu Nabi Nuh dan pengikutnya, serta binatang-binatang masing-masing sepasang yang diselamatkan dengan naik ke bahtera raksasa

Di atas bahtera itu, ada peraturan tersendiri dari Nabi Nuh yang tidak membolehkan para binatang kawin selama mereka masih berlayar dan banjirnya belum surut. Namun anjing melanggar aturan ini, mereka kawin di atas bahtera Nabi Nuh. Kucing pun melihatnya dan marah. Ia mengutuk anjing "Awas lo ya, kamu kalo kawin nanti ga lepas-lepas!" Kutukan ini jadi kenyataan dan sampai sekarang anjing kalo kawin lama banget.

Namun suatu hari, banjir masih belum surut, dan betapa kagetnya anjing melihat kucing juga melanggar aturan nabi Nuh dengan kawin di atas bahtera. Anjing pun balik menyumpahi kucing "Eh sendirinya kawin, awas lo ya nanti kalo kamu kawin, sekampung tau!" Kata-kata anjing ini juga jadi kenyataan, dan sampai sekarang kucing kalo kawin ribut banget sampai sekampung tau kucing lagi kawin.

#random
sumber: Parangeni Muhammad