Saturday, November 9, 2013

Barriers -- iseng

1. If Someone says "Is This Okay" you say.... Lady Antebellum - Need You Now
Of course not okay. I Need you now :"""

2. What would best describe your personality? David Archuleta - Somebody Out There
Oh i am nobody, just somebody out there

3. What do you look for in a guy? Glee Cast - Empire State of Mind
I surely prefer smart guy

4. How do you feel today? Owl City - To The Sky
I feel like flying :)

5. What is your life purpose? Glee Cast - Fix You
I wanna fix everyone

6. What is your motto? Jason Mraz - Be Honest
Yes. yes. Qulil haqqa walau kaana murron. Katakanlah jujur walau pahit rasanya

7. What do your friends think of you? Utada Hikaru - Flavor of Live
I am the flavor of your life, aren't i? ;)

8. What do you think about very often? Avril Lavigne - I Will Be
Jadi apa yaaa gue entar, sering banget mikirin ini

9. What is 2+2? Glee Cast - The First Time Ever I Saw Your Face
Haha kayaknya emang pertama kali gue liat muke lo jam4 pagi 

10. What do you think of your bestfriend? Glee Cast - Hit Me With Your Best Shot/One Way or Another Mashup
Pingin perang bantal sama sohib2 kaya di tipi2 :)

11. What do you think of the person you like? Rachel & Blaine - Don't You Want Me
hey ya! Don't you want me baby? 

12. What is your life story? Utada Hikaru - Prisoner of Love
I'm just a prisoner of love *sedih

13. What do you want to be when you grow up? Jason Mraz - Only Human
Jadi manusia aja deh, gausah jadi kadal apalagi buaya :)

14. What do you think when you see the person you like? t.A.T.u - All The Things She Said
I think of all the things my mom said .__.

15. What do your parents think of you? Muse - Unintended
OMG! gw anak yang tidak diharapkan! :""" *nangis

16. What will you dance to at your wedding? The Warblers - Uptown Girl
Classic :)

17. What will they play at your funeral? Christian Bautista - The Way You Look at Me
Apa lo liat gue? Mau ikutan masuk kubur?

18. What is your hobby/interest? Jason Mraz - The Remedy (I Won't Worry)
Yes i am medstudent so i am very much interested in medicine and remedies 

19. What do you think of your friends? P!nk - Blow Me (One Last Kiss)
I surely do not want to kiss them .__.

20. What is the worst thing that could happen? Linkin Park - Leave Out All the Rest
If i'm being left out? hmm....

21. How will you die? Bryan Adams - Heaven
AAAAMIIIIIIN YA ALLAH :")

22. What is the one thing you regret? Christina Perri - Black + Blue
Oh yeah, black and blue actually doesn't fit together

23. What makes you laugh? Agnes Monica - Rindu
Jika aku rindu, aku tertawa biar ga keliatan rindu (ga juga sih)

24. What makes you cry? Kelly Clarkson - Never Again
Never again will i fall to you. NEVER. :"""

25. Will you ever get married? Evanescence - Lithium
Saya terima nikahnya dengan maskawin sekilo lithium buat obat bipolar dibayar TUNAI wkwkwk

26. What scares you the most? Melly Goeslaw - Di Mana Malumu
hahaha, takut gapunya malu? Iya juga ya

27. Does anyone like you? Jason Mraz - Please Don't Tell Her
aw aw aw, jangan bilang gw, nanti ilang sweetnya :p

28. If you could go back in time, what would you change? Sheila on 7 - J.A.P
Jadikanlah Dia Pacarku huououo (dosa tau pacaran)

29. What hurts right now? Taylor Swift - White Horse
It will surely hurt if i were trampled by some random white horse

30. What will you post this as? David Archuleta - Barriers

Monday, November 4, 2013

Greetings #2

A: Aku galak ya
B: Iya
A: Kok kamu segitunya sama aku padahal aku galak
B: Habis galaknya kamu lucu sih

--baru kali ini galak gue dibilang lucu .__. #kehilanganwibawa

Friday, October 25, 2013

Koas Paru-Sarap

Paru/pulmonologi dan ilmu kedokteran respirasi : 
+ PPDS nya oke-oke, baik, suka ngajariiin, kita nanya apapun pasti dijawab panjang lebar
+ Penyakitnya dikit, paling mentok asma, PPOK, tumor, TB ++ pneumonia
+ Pasiennya enak, bisa diajak ngomong, bisa diperiksa, mostly kooperatif
+ Jaga malam nya santai, bisa tidur di kamar koas kalo uda beres
+ IGD nya ga bau dan ga dingin ;D
+ Sekrenya (mas syahril) super baiik dan helpful

- Tempatnya di RSP: Jauh dan super infeksius karena isinya orang-orang TB
- Kamar koas nya terpencil dan seadanya di ujung bangsal infeksi
udah kayaknya. pulmo menyenangkan sangat!

Sarap/neurologi:
+ Ilmunya menarik parah, mempelajari seluk beluk otak manusia
+ Manifestasi klinisnya unik-unik, misalnya mulut mencong, mata merem sebelah, cuma bisa ketawa/menangis, dll yang aneh-aneh
+ Bakal banyak ditemukan di kehidupan klinik; stroke, vertigo, kejang, trauma kepala dan tulang belakang
+ Metode belajarnya menarik: diskusi topiknya dipilih topik yang banyak ditemui, trus dibahasnya secara mendalam dan narasumbernya pinter-pinter serta detail banget
+ Tempatnya di RSCM, deket :3 berangkatnya bisa lewat Kencana yang wangi dan sejuk

- PPDSnya... hiks... beda banget sama pas pulmo T.T
- Ilmunya meskipun sangat menarik tapi sangat susah. Menentukan diagnosisnya ga semudah penyakit paru. Satu gejala bisa banyak sekali penyebab, dan bisa menunjukkan letak kelainannya, tapi harus mikir banget karena otak kita ini rumit banget
- Penyakitnya banyaakkkk. Stroke aja banyak jenisnya. Vertigo juga banya jenisnya. Kejang apalagi. 
- Pasiennya sering ga kooperatif. Tau sendiri lah pasien sarap kan kebanyakan kesadaran menurun, mau ditanya-tanyain juga udah susah, apalagi diperiksa.
- Jaga malamnya gajelas. Sebenarnya bisa dapet banyak, tapi 1) Koas jarang bisa periksa di IGD karena pasiennya gawat2 dan butuh cepat 2) Di bangsal jg pasiennya yang pada ga sadar, padahal mestinya bisa nanya2 banyak 3) PPDSnya... kurang bersahabat terhadap koas :")

Tuesday, September 24, 2013

Sosok Dokter Impian Saya

Dokter seringkali digambarkan sebagai makhluk setengah dewa. Dengan jas putihnya yang perlente dan stetoskop yang terkalung di leher, seorang dokter dianggap bisa memecahkan masalah apa saja. Pasien pun berdatangan ke dokter dengan harapan penuh akan sembuh. Mereka bercerita bahkan tidak hanya masalah kesehatan,  tapi juga masalah ekonomi, masalah keluarga, bahkan percintaan. Bayangkan saja apabila bapak-bapak paruh baya complain soal istrinya yang main serong kepada seorang dokter muda perempuan yang belum pernah berhubungan dengan laki-laki. Namun memang beginilah kenyatannya. Di Indonesia, dokter dituntut untuk bisa dan tahu segalanya.

Dulu ketika saya masih belum mengerti, impian saya tentang dokter sederhana saja. Dokter harus bisa menyembuhkan apapun penyakit saya. Dokter tidak boleh mangkir dari tugasnya menyembuhkan orang. Dokter juga harus baik-baik terhadap pasien, karena pasien membayar untuk menemui dokter.
Namun kini setelah saya menempuh pendidikan dokter selama tiga tahun lebih (yang jujur saja tidak pernah saya bayangkan sebelumnya saya akan sekolah kedokteran), saya sadar bahwa menjadi dokter tidak melulu soal menyembuhkan penyakit. Dokter lebih dituntut untuk memberikan rasa nyaman pada pasien. Seperti ungkapan yang dulu akrab sekali di telinga saya saat mahasiswa tingkat 1: to cure sometimes, to relieve often, to comfort always.

Menyembuhkan, kadang-kadang. Pasien memang datang ke dokter dengan harapan sembuh. Jadi sudah sepantasnya dokter berusaha sekeras mungkin memenuhi harapan pasien dengan ilmu pengetahuan dan skill yang dipelajarinya selama bertahun-tahun. Meskipun dokter (dan juga pasien) tak boleh lupa, bahwa keputusan sehat sakit, hidup mati, semuanya ada di tangan Tuhan. Dokter hanya perantara. Karena itulah, dokter menyembuhkan, kadang-kadang saja.

Meringankan beban, seringkali. Tentu tidak semua pasien yang datang bisa dokter bantu sembuhkan. Dokter hanya manusia biasa, yang kebetulan saja dititipi ilmu lebih mengenai tubuh dan penyakit manusia. Namun dokter tetap bisa membantu meringankan penderitaan pasien, dengan meresepkan obat-obat simptomatik ketika dibutuhkan, dengan mendengarkan keluh kesah pasien, dengan memperhatikan apa saja kebutuhan pasien. Meskipun tidak sembuh sempurna, pasien akan merasa lebih ringan dan menerima keadaannya apabila dokter terus memberikan dukungan serta peduli akan keadaan pasien secara holistik. Tidak hanya bertanya sepatah-dua patah kata, mencoret-coret kertas resep, kemudian menyuruh pasien pergi, padahal masih banyak yang pasien ingin bagi dengan dokter.


Memberikan rasa nyaman, selalu. Dokter tidak selalu bisa menyembuhkan, tidak pula selalu bisa meringankan penderitaan pasien yang kesakitan. Namun dokter harus selalu bisa membuat pasien merasa nyaman. Dengan selalu ada untuk pasien. Dengan meyakinkan pasien bahwa ia tidak harus sendirian menghadapi penyakitnya. Ada dokter yang akan menemani ia berjuang, dan mendukung penuh akan untuk tercapainya keadaan pasien yang lebih baik. Bukan hal yang mudah, memang. Namun bisa sangat membantu apabila dokter memposisikan dirinya sebagai pasien; “bagaimana saya ingin diperlakukan jika saya yang terbaring di sana?” Seyogyanya itu bisa menjadi panduan agar dokter selalu mengutamakan pasien dan mengusahakan yang terbaik serta memberikan rasa nyaman bagi pasien.

Monday, September 16, 2013

Terkunci


Bellatrix starts rising in the east
Sending shivers down my spine
Because again I try hard to resist
The déjà vu that flows only in vain
Now Betelgeuse has reached the zenith
Still my conscience is just blur as dew
Want it so much to clear and freeze
So that I’m free to wander someplace new
But even until Sirius sink in the west
I’m stuck here blindfolded
No codes I can solve nor guess
Might as well give up and sing lament
The sun has claimed her throne
Another night has come and gone
But no light or warmth can free my heart

From a prison itself guarding so hard

Friday, September 6, 2013

Minggu 1 di rumah sakit

Hehe, bukannya aku mengabaikan proyek #25Hari25Tulisan. Aku bakal, insya Allah, nyelesaiin sampe ke-25 kok. Walau entah kapan, tapi kalo aku bilang bakal ya insya Allah bakal :3. Maklum deh, soalnya sejak 2 minggu ini aku uda mulai masuk kuliah lagi, menyandang status baru: dokter muda alias Mahasiswa klinik :)

Dan jadi mahasiswa klinik itu rasanya jauuuh beda sama mahasiswa preklinik selama 3 tahun pertama kemaren di fkui. Terlepas dari rasa keren et causa jas putih kinclong, ya :p

1. Tempat domisili uda ga di kampus Salemba lagi, tapi pindah ngesot dikit ke RSCM (bukan Rumah Sakit Cepat Mati lho ya). Kalo selama 3 tahun kemaren kita ke RSCM cuma sebagai relawan yang mengemis pasien buat dianter wira-wiri demi menuhin tugas empati, kini kami naik status jadi dokter muda. Dulu pakenya rompi relawan, sekarang pake jas putih yang anggun (panggil aja "Jas snelli" atau "Snell Jas"). Beda doong rasanya : Dulu dipanggilnya "mbak" sekarang "dok", yaah walaupun merasa sangat belum pantas dipanggil demikian .__. Dan juga, kami mahasiswa FKUI beruntung banget dapat kesempatan belajar di RSCM, yang notabene Rumah Sakit pusat rujukan nasional yang sudah berstandar internasional (bulan April lalu baru dapet sertifikasi JCI lo, artinya RSCM sudah diakui secara internasional :)) Cuma dua FK di Indonesia ini yang bisa belajar di RS berstandar JCI, salah satunya FKUI. Bersyukur doong :)

2. Kerjaannya uda bukan kuliah-praktikum-kkd-pleno lagi, tapi uda jadi diskusi-diskusi-daaaaaan diskusi sampe butek. hehe. Secara pribadi aku lebih suka model diskusi begini, daripada kuliah dalam satu kelas besar 180 orang. Selain karena lebih "awakening" (bikin melek maksutnyeee), diskusi juga memicuku buat belajar banget sebelum masuk kelas. Dulu mah kuliah ya kuliah aja, kepala masih kosong noproblemo, wong bakal dijelasin ama dokternya ini. Masalahnya, dulu seringkali berangkat ke kampus cuma buat pindah bobo doang gara-gara kelas yang terlampau ribut dan dokternya yang bikin ngantuk. Jadinya ga dapet ilmu kan -_-. Nah, hal itu ga terjadi di sesi diskusi klinik. Dokter yang mimpin diskusi banyak nanya-nanya dan mengembalikan pertanyaan kami. "jadi stroke bisa bikin hiperventilasi. menurut kamu kenapa begitu?" "terus pasiennya diapain?" "apa? berapa? kenapa? pengaruhnya apa?" dst dll. Kan tengsin kalo diem aja pas diskusi, sementara temen lainnya pada rebutan jawab. Makanya kudu belajar dulu. Dokter yang terus bertanya juga membuat sistem ARAS lebih aktif sehingga insya Allah ga bakal ketiduran :)

3. Dulu belajar sama pasien standar, atau dengan kata lain, orang sehat yang pura-pura jadi pasien. Sekarang kami dihadapkan pada pasien betulan di RSCM, di mana kami harus wawancara beneran dan periksa pasiennya beneran. Kalo dulu di pasien standar penemuannya sudah bisa diprediksi (wong sehat kok orangnya) kini kami harus lebih teliti meriksanya, dan lebih empatik, dan lebih sistematis. Berpikir juga harus lebih luas, gabisa per modul lagi (mentang-mentang lagi belajar modul gastro, setiap sakit perut dibilang peptic ulcer padahal belum tentu). Terus juga, pasien uda baik banget mau diperiksa sama dokter muda, demi kemajuan pendidikan kedokteran di Indonesia. Musti banget terima kasih sama pasien, dan memperlakukannya semanusiawi mungkin. Ini bukan lagi teman sendiri yang bisa kita wawancara seenaknya, bukan juga boneka yang ga masalah mau dicolok dubur berapa kali pun. Pasien pasti ga nyaman diperiksa sama dokter muda. Tadi aku liat sendiri pasien periksa kandungan, betapa ga nyamannya buka baju diliatin 11 orang, dipegang-pegang perutnya, diperiksa dalam. Tapi tenang aja kalo suatu saat diperiksa sama dokter muda, kami tahu kok apa yang kami lakukan, kan sebelumnya kami sudah belajar dan mencobanya terlebih dahulu antar teman :p Yang penting kami harus bersikap profesional dan percaya diri, jangan sampe bikin pasien ga nyaman dan ga percaya sama kami :)

4. Dulu masih boleh pake black jeans, sekarang no jeans at all. Dulu masih bisa cat kuku kuning ngejreng (asal ga ketauan) sekarang gaboleh total. Dulu masih bisa ngerajut pas kuliah, sekarang harus pantengin dokternya penuh perhatian biar ga salah. Dulu masih bisa makan siang di kafe dengan santai sambil ngobrol, sekarang bahkan makan siang itu sendiri pun belum tentu sempat. Kehidupan koas memang keras, tapi semangat! Demi Indonesia sehat 2013! :D

FKUI 2010, janji kepaniteraan di aula :)



Tuesday, August 20, 2013

25Hari25Tulisan #15 :Q______

Hari 15
Tema: Makanan yang Pingin Banget Dicicipi

1.
ceritamakassar.wordpress.com
Pingin banget ngerasain yang namanya Coto Makassar. Emang aku suka soto, berbagai jenis soto mulai soto Lamongan, soto Kudus, soto Banjar, soto Ambengan, soto Betawi, soto Lombok, apalagi kalo uda dikucrutin sama jeruk nipis, seger banget! :3 Sayangnya ga pernah bisa nyobain coto Makassar karena isinya mengandung jeroan mengambang-ngambang. Aku gasuka jeroan -_-"

2.
wholesome-cook.com
Bouillabaisse, makanan perancis yang muncul di novel Harry Potter 4, pas adegan jamuan makan untuk penyambutan siswa Beauxbatons di Hogwarts. In fact, alasan aku pingin nyoba ni makanan adalah karena Hermione bilang ini enak banget. Padahal kalo diliat2 mirip ya sama sup kerang ijo D'Cost, cuma kerangnya item bukan ijo :p Apalagi isinya seafood, insya Allah gizinya terjamin. Semoga aja suatu saat bisa nyobain, entah di Perancis beneran (aamiin) atau paling mentok di Java Bleu, resto Perancis deket kosan :)

3.
main.kitchendaily.com
Hmm, kebayang ga sih nikmatnya memandangi pegunungan sambil makan cheese fondue? Keju aja udah enak, apalagi ini keju hangat cair, terus dicelupin potongan-potongan roti yang gurih punya. Eh ternyata makan cheese fondue ga cuma pake roti lo, bisa juga pake potongan buah, kentang, brokoli, dan lain-lain. Waa sehat wa nikmat banget kaaan *drool* Perasaan di Pizza Hut sekarang ada menu cheese fondue ya? Kapan-kapan nyobain ah :)

4.
myrecipes.com
Aku suka ikan. Terutama ikan laut. Terutama tuna dan salmon. Terutama kalo dimakan dalam potongan gede-gede a la steak. Steak Tuna uda pernah nyobain di Waroeng Steak Kawi, and it was sooo good :9 Kalo gitu yang belum nyoba tinggal steak salmon! Dengan kandungan vitamin D dan Omega-3 yang kaya, salmon yang enak ini bisa membantu mengurangi resiko sakit kardiovaskular, menghaluskan kulit, sampai membantu menurunkan berat badan! :3